Dulu,
Cintaku tak lebih dari Sebutir Debu
lalu
tumbuh berpuluh ribu menjadi aku, Merindu
saat
Maya menjadikannya Nyata
memupuk
rasa di Keabsahan Sang Maha
tak perlu
risau bila perkara Debu
dimana
Adam sebelum Debu?
: bahkan
Semesta pun terlahir dari seonggok Debu bernama Nebula
Lantas
menjadikannya keindahan yang menghidupkan
Matahari,
Bumi, Bintang gemintang
Batu-batu
dicumbuhi Lumut-lumut
menginangi
Biota-biota hidup di dalamnya
evolusi-evolusi
Hayati
Tanah, Air, Api, Udara
Unsur
Hidup Semesta yang tiap nafas Berzikir menyebut Asma
pinus-pinus
pun berShaf-shaf rapi di sepanjang Khatulistiwa
lalu
aku, yang dulu Batu menjadi Debu setelah Luruh
aku,
yang dulu Batu menjadi Debu
Memupuk
rasa lalu Merindu
Menjemput
CintaMu
MEDAN, 15-04-2011
~Sajak N.K
Tidak ada komentar:
Posting Komentar