Selasa, 17 April 2012

AKU, CINTAKU, SEBUTIR DEBU

Dulu, Cintaku tak lebih dari Sebutir Debu 
lalu tumbuh berpuluh ribu menjadi aku, Merindu
saat Maya menjadikannya Nyata 
memupuk rasa di Keabsahan Sang Maha

tak perlu risau bila perkara Debu 
dimana Adam sebelum Debu?
 : bahkan Semesta pun terlahir dari seonggok Debu bernama Nebula 
Lantas menjadikannya keindahan yang menghidupkan
Matahari, Bumi, Bintang gemintang 
Batu-batu dicumbuhi Lumut-lumut 
menginangi Biota-biota hidup di dalamnya
evolusi-evolusi Hayati
Tanah, Air, Api, Udara 
Unsur Hidup Semesta yang tiap nafas Berzikir menyebut Asma
pinus-pinus pun berShaf-shaf  rapi di sepanjang Khatulistiwa
lalu aku, yang dulu Batu menjadi Debu setelah Luruh 

aku, yang dulu Batu menjadi Debu 
Memupuk rasa lalu Merindu 
Menjemput CintaMu



MEDAN, 15-04-2011 
~Sajak N.K

Tidak ada komentar:

Posting Komentar