Selasa, 17 April 2012

DI SEBATANG ASAP KUBERTUALANG

: Di Sebatang Asap Kubertualang


Waktu terus berpacu
diantara bara dan abu
ada risau yang terabaikan
saat ujung jemari
berkali lentik memetik percik
dan tak pula berujung puas

disini tegun ku nikmati
asap mengepul menikah siri
merentak gemulai tarian si putih
di rongga-ronga hati
paru-paru dan ventilasi
lalu  pergi membentuk wujud tanpa bias
menggiring pulas pada malam yang hampir tergilas

malam ini begitu ringan
ku ingin terbang tanpa beban
ku ulur benang segumpal kepal
benang panjang dari pembakaran
layanganku pun liar melayang-layang




Medan, 21-09-2011
 ~ N.K

Tidak ada komentar:

Posting Komentar