adakah waktu akan merambat pelan pada tubuh turunan
seperti detik-detik embun
yang menggelantungi ujung reranting lekung
sebelum akhirnya jatuh turun
di dalam jantungku ada degup yang suaranya menyerupai suaramu
yang selalu memanggil-manggil untuk merindukan sesuatu
pada tubuh waktu
dan ketika suatu waktu luapan itu pecah
ketika dimana rindu-rindu itu kembali meraja
semuanya takkan tertahan
semuanya takkan tertawar
hingga selepas malam pun mengheningkan parunya
takkan tahu hendak kemana mesti termuntah
pada satu terusan yang terlintas
ada garis-garis yang menghampar luas
hingga di sebatas mata menangkap bias
diantara setapak jalan yang akan hilang ditelan tikungan.
Medan, 03-06-2012