Seberapa jauh perjalan itu, kita
terlalu letih menghitung hela langkah nafas sendiri.
sebab tak ada yang tahu pasti ujungnya.
sebab tak ada yang tahu pasti ujungnya.
menerka-nerka kita buta.
namun begitu indah bukan
jika kita jalankan ikhlas.
jika kita jalankan ikhlas.
sesempit apapun jalan itu dilalui,
di
tepinya akan tumbuh berderet pohon palem
membentuk
baris, kita lewati satu per satu.
tak ada cemas
sebab teduh menghampiri
bayangan saling menimpah
tindih
dan hari-hari hanya tahu melangkah maju.
Medan, 09 April 2012
N.K
Tidak ada komentar:
Posting Komentar