I.
Sayang,
Baumu
kembali tercium di butiran Almond Amygdala-ku.
di setiap
dentikan jarum jam berpindah,
di hela nafas dan katup mata yang
menebal,
di difusi hati,
seperti riuh gerimis mengalir,
rerumput
pasrah.
sayang, adakah waktu mampu menutup luka,
pada
yang menganga dan tak pernah kering.
aku ingin menjadi matahari
dan tegar.
N.K
Tidak ada komentar:
Posting Komentar