Senin, 16 April 2012

INISIAL "C" (II)

II.


Aku tak mampu berdusta. atau -mungkin- tak sanggup lagi mendusta. ketika khayal begitu liar bermain rasa di dinding hati. begitu lekat menjadi entah. begitu luruh membutir pasir membentuk waktu. di sana ada detik yang melingkar panjang membentur batu.

dan bacalah di dinding-dinding tanpa jendela. di liur langit menggenap semalam, merekatlah sekuntum mawar menabur duri. wewangi apa yang kutiduri. wewangi bunga? wewangi langkah mentari pergi ? melepas bayangkah?
wewangi debu di mata oase, aku menghunus haus sedalam daging.

ada jejak yang tertinggal, di lubuk perigi, lubuk terdalam mahira. jatuh mendentingkan riak.
dan waktu yang terjatuh di baris kelima deretan mei, masih merah terlingkar. semerah telapak kakimu dulu. yang menjinjit mundur di kisah tak berujung. air mata batu. jangan lepas kata bungkam.



Medan, 08 April 2012
N.K

Tidak ada komentar:

Posting Komentar